26.10.08

The Law of Attraction

Ini adalah e-mail dari Alin yang ngejelasin ke aku secara singkat apa itu The Secret, The Law of Attraction.. Hmm... interesting concept.. 

GmailMona Luthfina

The Secret =p
1 message
alin harahap Sun, Oct 26, 2008 at 4:22 PM
Reply-To: xxx@yahoo.com
To: Mona Luthfina , Mona Luthfina
Monski Mooo, ini emailnya yang kujanjikan. Hohoho. 

Eh..eh..tapi gue disclaimer dulu yah. Konten emailnya ga 100% dari bukunya atau DVD-nya. Tapi dari pemahaman dan pengalaman gue aja, hehehe. Soalnya bukunya lagi ada di rumah, mau dibaca sama Bokap. Jadi..kalau ada keraguan terbersit abis baca email gue, tolong di-cek-cek-bebi-cek sama buku atau DVD-nya. Bisi salah hehehe.

Jadi gini...

The Secret adalah konsep yang menyatakan bahwa terdapat satu hukum di jagat raya ini yang merupakan hukum paling kuat (the most powerful law), yaitu The Law of Attraction (TLoA).Katanya sih,pengetahuan tentang TLoA ini udah ada sejak jaman dulu kala, beratus2 tahun yang lalu. Tapi yang tau cuma sedikit (dan mereka ga mau bagi2 pengetahuan ttg ini juga, takut kekuasaannya ilang kali, hehehe). Mungkin ini yang jadi awal mula konsep Pareto, bahwa ada 20% orang yang menguasai 80% sumber daya. (Analisis soktau dari gue,hahaha).  Sebegitu besar efeknya TLoA sampe ada juga yang bilang bahwa konsep inilah yang mengatur dan membuat jagat raya..alam semesta ini bekerja dengan semestinya. 

Nah, pertanyaannya..
Apakah TLoA itu? TLoA ini adalah hukum ketertarikan, dimana intinya lo bisa menarik apapun yang lo mau..yang lo butuhkan dengan kekuatan pikiran lo. Lo menarik hal2 tersebut ke arah diri lo. Di bukunya dijelasin kalo scientifically, jagat raya dan semua isinya ini tersusun dari atom2 kan? (maksudnya, bagian terkecil yang menyusun segala sesuatu itu kan..atom). Dan atom2 ini bisa saling tarik-menarik. Kita, manusia, juga tersusun dari atom2. Yang makanya kita juga bisa menarik (atau ditarik) oleh hal2 lain. Oke, untuk yang ini gue ga bisa jelasin banyak, secara bukan ahli fisika kuantum juga, hahaha. Mending Mona baca atau tonton sendiri ya penjelasan ilmiahnya.

Tapi aplikasinya....

Sering ga sih kita ngerasa apa yang dipikirin..kok ya malah kejadian? Karena sebenarnya pikiran kita 
menarik hal2 tersebut ke arah diri kita. Semakin sering lo mikirin, dan semakin jelas lo menggambarkannya, semakin besar kemungkinannya hal itu terwujud. Kuncinya ada di visualisasi..semakin lo mampu memvisualisasikan apa yang lo mau..semakin besar kemungkinan hal itu bisa terwujud. Dan konsep ini bisa dipake untuk apa aja, mulai dari planning hal2 apa yang lo mau (materi, benda2 dll dsb), pekerjaan dan karir, jodoh (yup..ada success story-nya mengenai hal ini, ahaha) sampai hal2 remeh temeh kayak mau nyari parkir, mau beli makanan dll dsb. 

Kuncinya 
visualisasi itu tadi. Lo harus bisa ngebayangin/memvisualisasikan diri lo dalam situasi/kondisi yang lo inginkan. Misal, lo pingin punya laptop baru. (hahaha, contoh macam apa ini???). Lo bayangin lo lagi make laptop itu..make laptop itu..dan lo harus bener2 menjiwai visualisasi itu. Kayak lo bener2 udah punya laptop itu. Semakin sering dan semakin kuat visualisasinya, semakin kuat lo menarik laptop itu ke arah lo. 

Kalo lo inget konsep visi di Berpikir Visioner (yup, matkul itu ada gunanya kok hahaha), juga mirip sama konsep ini. Visi itu kan gambaran yang kita inginkan untuk terjadi di masa yang akan datang. Visi itu harus sedemikian kuat, digambarkan dengan baik, sehingga memudahkan orang untuk mencapainya. Tapi, kalo gue ga salah inget, untuk hal2 besar yang lo inginkan terjadi dalam hidup lo..ada 3 hal yang penting banget untuk dilakukan. yaitu :

- Bersyukur
Ini bagian yang paling gue suka dan paling gue inget. Dalam DVD-nya, salah satu narasumbernya bilang konsep yang kira2 artinya : "Tidak akan ada hal baru yang akan muncul dalam hidup lo, kecuali lo bersyukur". Ini, IMHO, sejalan sama konsep Islam. Kan Allah sendiri bilang, kalo kita (yang jadi hamba ini =p) bersyukur, maka Allah akan menambah nikmat-Nya kepada kita. Kenapa bersyukur jadi penting dalam fase awal? Dengan bersyukur secara ga langsung kita merasa berkelimpahan, merasa hal2 yang kita dapatkan selama ini sudah sangat cukup, atau kita berada dalam situasi-kondisi yang menurut kita juga oke banget. Sesuai dengan konsep TLoA, dengan bersyukur kita akan menarik keberlimpahan itu lagi, kita akan menarik hal2 lain yang menyenangkan yang bisa membuat kita bersyukur lagi. Harus inget juga, apa yang lo syukuri di sini..emanng harus bener2 lo rasakan...jangan cuma lip service doang. I am grateful for this and that...tapi ga merasakannya dalam hati.

- Visualisasi
This is the fun part! Di sini lo bisa menggunakan sebesar2 daya imajinasi lo untuk 'menarik' hal2 yang lo inginkan untuk terjadi. Dan seperti kata orang2, if you want to dream..DREAM BIG. Jangan setengah2 kalo ngimpi. Toh ga bayar ini hahaha. (Dan ga ada yang tau juga apa impian lo. =p). Intinya di sini lo harus mampu memvisualisasikan dengan sedetail mungkin, dan lo harus bisa menjiwainya seakan2 lo emang udah mendapatkan apa yang lo mau. Narasumber2 di buku atau DVD bilang, akan sangat membantu kalo lo bisa menuliskan apa yang lo inginkan..dan melihat gambaran itu terus menerus setiap waktu. Misal, contoh kasus laptop tadi yah. Lo tulis kalo lo pengen laptop itu. Tulis spesifikasinya, misalnya. Trus cari gambarnya, tempel di buku lo..atau dimana pun. kan biasanya kalo ada gambarnya, orang lebih mudah untuk membayangkan, kan?

- Yakin
Lo udah bersyukur dengan semua cara dan melakukan hal2 lain untuk 'menarik' impian lo itu, berarti tinggal YAKIN aja. Yakin kalo lo bisa mendapatkannya, bisa melakukanya, dan yakin kalo you're precious enough to get that. Ini menurut gue susah susah gampang. Karena banyak banget orang yang begitu nyampe sini merasa skeptis, ga yakin apakah impiannya emang bener bisa tercapai dan mulai mikir yang aneh2. Jangan lupa, semakin kuat pikiran aneh2 itu, semakin besar kemungkinannya untuk terjadi (konsep TLoA-nya). Iya kan?
Nah, ini juga menurut gue sangat sesuai sama konsep dalam agama kita. Kan Allah pernah bilang juga kalau Dia adalah sesuai persangkaan hamba-Nya. Kalo sang hamba berpikir positif , tentunya akan dikasih hal2 positif.

Itu tadi pemahaman gue-nya yah..di buku aslinya, kalo ga salah tahapannya itu meminta-percaya-menerima (or something like that, gue agak lupa juga heehe).

Konsep2 kayak gini emang abstrak dan new-age banget hahaha. Tapi dari dulu gue emang orang yang selalu percaya sama kekuatan sugesti pikiran dan hal2 baru yang aneh2. Makanya gue juga suka dan tertarik sama konsep yang diusung di buku Blink! atau buku2 semacam itu. Dan sepertinya, semakin gue perhatiin kejadian2 di sekitar gue..si TLoA ini terjadi terus, setiap saat. Tapi emang lo harus buka mata lebih lebar, dan lebih merasa aja. Oh, dan satu hal yang penting lagi adalah : Everything happens for a reason. Orang2 yang percaya dengan 'coincidence' , akan relatif lebih susah buat nerima konsep ini.

Dan di akhirnya dibilang di The Secret, bahwa intinya ada sesuatu yang lebih besar dari kita yang mampu membuat dunia ini terus berputar, yaitu TLoA itu. I say...yang lebih besar dari kita itu cuma Allah, yang IMHO punya mekanisme namanya TLoA untuk membuat dunia ini terus berputar, hehehe. 

Begitulah Mon, penjelasan sotoy gue. hahaha. Panjang amat ya? Udah menjelaskan belum? Ini padahal belum pake contoh aplikasi di hidup gue ya? hahaha. Sok atuh..dicerna dulu. Kalo tertarik, mari berdiskusi. Kalo ga, silakan di-delete aja. Sip ah. Udah dulu ya. Feel free to ask or email me (tapi sabar menanti balasannya yaaah ahahaha).

Take care and Good luck!!

** Alin



2 comments:

  1. Info yang bagus, namun jujur saja The Secret dan LOA sudah terlalu populer dan membosankan. Itu sebabnya saya menulis pelajaran revolusi formula terbaru dari The Secret Law of Attraction yang terfokus pada bidang hubungan pria, wanita, romansa, dan cinta. Silakan cek sendiri di alamat

    http://www.hitmansystem.com/blog/the-secret-law-of-attraction-113.htm

    Pembahasan yang lengkap menyeluruh, berikut aplikasi poin yang praktis detil. The Secret Law of Attraction sangat direkomendasikan untuk mereka yang sudah lelah dengan Law of Attraction yang klasik.

    ReplyDelete
  2. kalo mau laptop, bayangin spec nya kaya gimana, bentuk nya, trus tentuin deh merk apa yg mo di beli. klo merk udah, cari di internet model yg sesuai.
    setelah nemu yg sesuai, sesuaikan juga dgn budget yg ada. klo budget ga cocok, cari merk laen ato turunin spec nya klo keukeuh mo merk itu jg.

    ga penting banget. sori yak :p
    just my two cents

    ReplyDelete