26.11.05

[LSIK] Bikin sistem informasi pake MSF..

Di LSIK sekarang lagi berencana mau bikin sistem informasi perpustakaan LSIK. Nah kita bikin sistem informasinya pake MSF..Tugas pertama buat magang-ers, adalah baca tentang MSF dan bikin review diblog..

Hmm...
Sekarang mau nge-review apa yang udah dibaca dari MSF bagian Process Guidance.

MSF?
Microsoft Solutions Framework, process guidance untuk sebuah team project. Key concepts-nya antara lain:


Roles

Setiap role/team member adalah equal, tidak ada yang lebih penting atau yang lebih gak penting. Semua punya peranan yang sama. Tidak ada hierarki.
(image placeholder)

Workstreams and Activities

Roles melakukan aktivitas yang tergabung dalam sebuah group yang disebut Workstreams. Aktivitas bias membutuhka Work Products tapi juga bisa menghasilkan Work Products.

Work Products

Dokumen, spreadsheets, project plans, source code, dan apapun yang menjadi output dari Aktivitas.

Trus, nemu tulisan Cycles and Iterations..masih gak ngerti maksud iterasinya di mana..pokoknya setiap iterasi yang berbeda punya fokus yang berbeda juga. Trus ada yang namanya small iteration, yang bisa memperkecil margin of error. Margin of error apa? Margin of error dalam estimasi dan dapat mengetahui feedback dengan cepat tentang keakurasian project plans kita.

Governance…hmm..ini semacam pertanyaan-pertanyaan yang bisa dipakai untuk ngecek apakah project Plans kita berjalan dengan lancer. Bener gak? Ada lima checkpoints penting yang harus dijawab dalam Governance, yaitu..

  1. Are we doing the right thing?

  2. Can we do it within time and budget?

  3. Are we ready to integrate?

  4. Are we ready to deploy?

  5. Are we realizing the value?
Workstreams and Activities mengarahkan kita ke setiap checkpoint. Hal ini disebut track.

Trus prinsip-prinsip yang berlaku di MSF antara lain: Partner with Customer, Komunikasi, Bekerja sesuai dengan visi yang tlah dibuat, Kualitas itu penting!!!, Stay Agile!!! siap akan perubahan, jadikan deployment sebagai habit, dan terakhir..flow of value..

Dalam sebuah team model, setiap orang dapat memiliki beberapa role. Tapi harus diperhatiin role yang dipegang apa aja. Misalnya, seseorang tidak direkomendasikan mempunyai role sebagai Architecture dan Project Management sekaligus, tapi mungkin punya role sebagai User Experience dan Tester sekaligus. Setiap role punya tugasnya masing-masing dan saling mempengaruhi. Sehingga komunikasi menjadi penting dalam team model.

Dalam melakukan project, team member harus memiliki mindsets yang sama sejak project dimulai sampai dengan selesai dalam setiap pengambilan keputusan, prioritas, dan interaksi dengan stakeholders.

Eh, pas buka index ada macem-macem workstreams yak…di antara segitu banyak workstreams itu, yang udah kita lakuin sekarang mungkin baru create a scenario yak..trus baru nyampe pendefinisian persona. Create a scenario ini tugasnya business analyst, jadi semua magang-ers jadi business analyst dong. Hehehe…menarik..menarik..

Hmm…
Mungkin segitu dulu kali ya review tentang MSF-nya. Masih gak terlalu ngerti juga, blm ngelakuin langsung prakteknya sih…hehehe..

No comments:

Post a Comment